jalanan ribut
mobil motor
semrawut
riuh bebal
kendaraan penuhi telingaku
tapi masih kamu
dalam benakku
hingga ku tak
sempat hitung ini lampu merah ke berapa
masih saja
berjalan tanpa nyawa
entah sudah
sejauh mana
langkahku menjauh
meninggalkan
kegagalanku dalam melupakanmu
menikung rasa
rinduku
menjadikan doa
doa sendu
Hai, apa kabarmu?
Do’aku di nadimu
Iya kamu,
Camkan itu :’)))
Komentar
Posting Komentar