Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

bye 2018

Bukan waktu yang singkat bagiku. terlebih lagi aku yang sedang menginjak usia 17 tahun, kata orang orang yaitu usia yang sedang labil labilnya. Alhamdulillah semuanya bisa terlewati dari masa masa suka, bahagia, duka, sulit, hancur, terpuruk dan lain sebagainya, hehe semoga yang duka duka nggak ada yang kebawa ke 2019 nih. Terimakasih teruntuk Januari, Februari, Maret dan kawan kawannya. Terlebih lagi terimakasih kepada Desember yang menghantarkanku menuju tahun yang baru dengan cerita yang menarik sekali akhir akhir ini, dipertemukan orang orang hebat, dipertemukan orang orang kuat yang akhirnya mendatangkan kesadaran dan pelajaran berharga untuk diriku sendiri. Singkatnya di 2018 ini aku sangat sangat sangat berterimakasih untuk Allah SWT yang bisa menguatkan aku hingga saat ini huhuuu;'. Yang mana 2018 ini aku lebih paham tentang kerumitan hidup yang orang orang sekitar jalani, ada iri, ada sirik, dengki terhadap kehidupan oranglain yang tak kasat mata tampak begitu semp...
Nyatanya ini memang masanya kita Berjuang lagi, mulai lagi, kalau jatuh ya bangkit lagi, kalau  terpuruk ya harus bangun diri. Ada yang bergerak perlahan, ada yang buru buru tapi "nothing", ada yang setengah setangah tapi tujuan justru nggak  tersampaikan. Masing masing dengan jalannya dan dengan caranya.  Ada yang masih berproses dari awal, mengulang semuanya dengan terpaksa dan masih mencoba nyaman dengan hal hal baru  disekitarnya. Ada yang dikasih jalan sama Allah seperti cuma cuma, usaha sedikit tapi tiba tiba dapet yang luar biasa  baik.  Masa kalo kita dapet posisi yang bagi kita "biasa biasa aja" kita harus iri sama mereka yang dapet lebih? Inikan baru  urusan dunia, masih banyak kok yang perlu di improve dari dirimu dengan segala sisi yang kamu miliki.  So, why? kenapa kamu masih mengeluh sampai detik ini?  Kenapa malah berhenti berprogres sampai detik ini? Kenapa begitu lambat dan tanpa target arah langkah langkah mimpimu in...

Do'aku di Nadimu

jalanan ribut mobil motor semrawut riuh bebal kendaraan penuhi telingaku tapi masih kamu dalam benakku hingga ku tak sempat hitung ini lampu merah ke berapa masih saja berjalan tanpa nyawa entah sudah sejauh mana langkahku  menjauh meninggalkan kegagalanku dalam melupakanmu menikung rasa rinduku menjadikan doa doa sendu Hai, apa kabarmu? Do’aku di nadimu Iya kamu, Camkan itu :’)))

GRATZKAku 2018

GRATZKAku 2018 Gurat senyum itu tak lagi sama Yang setiap pagi berangkat menuju sekolah yang sama Yang setiap pagi ambil makan didapur yang sama Yang setiap pagi berjalan ke ambang koridor yang sama  Yang setiap harinya sujud di masjid yang sama Yang disetiap harinya bersuara beriuh memenuhi setiap gendang telinga  Kalian semua adalah cairan raksa Ego melekat pada dinding dindingnya Seakan tak saling mau untuk bersama Padahal jelas adanya Yang satu diujung sana, dan satu disebelahnya Tak ada yang salah disini Dan tak ada yang patut disalahkan disini Karena selama itu... Waktulah yang telah memenjarakan kita agar tetap bersama Namun waktu juga yang meleburkan kita untuk kita percaya Ada banyak jalan yang harus kita tempuh di ujung sana Siap tak siap waktu telah memaksa Agar kita dipisahkan disamudra yang tak sama Bermimpilah.. Bangunlah.. Tetap terjaga dalam pelukanNya Karena semua masih tersisa Antara Gratzka, rindu dan juga do'a "Rindu" ...