Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

#AprilProduktifDay30 Tetap Produktif

Terimakasih  Terimakasih Terimakasih Terimakasih yang pertama untuk teman teman yang mau bersama sama melangkah menulis sampai akhir di bulan April ini,  wabilkhusus untuk mbak Nina yang mau mengajak sekaligus memperbolehkan aku bergabung di April Produktif ini, jujur saja April jadi berjalan lebih cepat rasanya. Terimakasih yang kedua juga untuk teman teman karena telah menemani Aprilku dengan tulisan tulisan kalian yang menyenangkan, sekaligus meramaikan whatsappku yang sepi ini. Terimakasih yang terakhir adalah untuk diriku yang meskipun aku seringkali terpincang pincang mengejar ketertinggalan tapi tidak apa apa, tetap senang dan tanpa paksaan menyelesaikannya. Masih banyak terimakasih lainnya, tapi tentunya tidak akan selesai jika hanya untuk berterimakasih dalam tulisan ini.  Aku akan mengusahakan untuk tetap mampir ke tulisan tulisan kalian, jadi jangan berhenti menulis yaaaa:))  Silakan mengkritik juga tulisan tulisanku ini, aku akan sangat senang men...

#AprilProduktifDay29 Menerima

Berhenti menyamakan standarmu dengan standar orang lain. Jelas tak akan sama dan justru tidak seru bila selalu sama. Ketika kita rasa tidak sesuai dengan mereka, coba terimalah standar mereka agar kamu tenang tanpa perlu berpikir panjang. Beberapa kali mengerjakan tugas atau project bersama teman teman, saya suka marah kalau tidak ada yang membantu, tapi suka sedih ketika hasil yang mereka kerjakan tanpa saya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang jadi kesal menggerutu menyesali, padahal bisa saja baginya itu adalah versi terbaik yang mereka bisa. Tidak apa apa tidak sempurna, hidup tidak bisa harus yang kamu suka dan harus yang kamu mau. Bukankah bumi berputar juga untuk menyempurnakan yang belum sempurna? Bukankah tidak akan menjadi hal baik jika kita selalu ingin memenangkan ego sendiri? Ayo mencoba menerima, toh akhirnya kita juga akan belajar banyak dari yang lainnya. Jika kurang sepakat coba sini duduk santai dulu, diskusi ringan barangkali ada titik temu yang sal...

#AprilProduktifDay28 Kesabaran

Cerita Nabi yang diceritakan oleh guru Agama saya ketika SD begitu membekas. Nabi Ayub, nabi yang terkenal dengan kesabarannya. Mulanya Nabi Ayub adalah hamba yang berkecukupan. Namun Allah berikan ujian secara perlahan, penyakit yang menggerogoti tubuhnya, ternaknya mati tiba tiba, kemiskinan yang menimpa meskipun sebelumnya beliau kaya raya, dijauhi orang disekitarnya, dan anaknya meninggal dunia.  Bertahun tahun lamanya, namun istrinya selalu menemani dengan setia, tetap berusaha mencari nafkah meskipun upahnya tak seberapa. Dan suatu ketika Allah turunkan wahyu untuk nabi Ayubb menghentakkan kakinya untuk keluar air kemudian mandi dan minum dari airnya, sehingga kembali sehat dan terhindar dari penyakit di tubuhnya.  Bukan waktu yang sedikit untuk perlahan lahan keadaan membaik, namun Nabi menghadapinya dengan kesabaran, melalui cobaan cobaan yang datang dan begitu berat. Lalu apakabar dengan kita? Sudahkah kita terus bersyukur tanpa musibah harus datang lebih du...

#AprilProduktufDay27 Drama

Sudah pada dengar tentang drakor pelakor yang lagi booming belum? Judul aslinya adalah "A World of Married Couple" sudah booming dari akhir Maret kemarin karena begitu tayang langsung mencuri hati penonton dari episode pertama (saat ini baru sampai episode 10). Saking banyak plot twist dalam cerita yang membuat penonton emosi jiwa namun justru membuat semakin banyak yang menantikan episode demi episode drama ini, termasuk saya.   Dari judulnya jelas tergambar akan menceritakan kehidupan didalam pernikahan. Si tokoh utama adalah istri yang dikhianati suaminya karena berkencan dengan wanita lain. Si istri pun mencari bukti demi bukti kecurigaan terhadap perselingkuhan suaminya, sampai akhirnya tahu bahwa sahabat disekitarnya turut menyembunyikan perselingkuhan suaminya. Segalanya terus terungkap, bahkan si pemeran utama juga menunjukkan kebusukannya.  Saya pribadi karena cukup naik darah memutuskan untuk tidak memihak siapapun didalam drama tersebut, tokoh utama sekal...

#AprilProduktifDay26 Jawabban

Seseorang pernah bercerita mengenai kisah untuk menemukan Jodohnya, beliau adalah guru saya ketika SMP. Saat itu beliau sedang bimbang karena telah dikhitbah laki laki yang belum lama dikenalnya, berhari hari solat istiqoroh namun belum jumpa juga dengan jawabnya. Kemudian ia sholat tahajud dan berdoa untuk mohon petunjukNya. Setelah berdoa, sambil menunggu adzan subuh beliau tidur masih lengkap dengan mukena diatas sajadah solatnya, disaat tertidur ia bermimpi ada malaikat yang datang dan memberi pesan untuk segera menikah lalu mengusap ujung kepala hingga ujung kakinya, beliau merasakkan usappan ketika tertidur namun tidak dapat membuka matanya tak berapa lama samar samar adzan subuh terdengar dan beliau bangun dari tidurnya. Masih terkaget apakah benar malaikat menemui dan mengusapnya tadi karena terasa sangat nyata. Ini sepertinya bukan termasuk Ma'unah tapi terlepas dari itu saya rasa pengalaman yang langka sekali ketika dapat merasakan sentuhan sekaligus mendapat jawabban l...

#AprilDay25 Persiapan

Dua pekan sebelumnya kami masih berbincang via telfon sambil bercanda, beliau masih menceritakan seputar pekerjaanya sambil sesekali mengatakan rindu Indonesia, kemudian memberi selamat kepada kakak saya atas kelulusannya dan memohon maaf tidak dapat menghadirinya.  Tiba tiba akhir 2019, kali pertama saya melihat langsung kematian seseorang terdekat dalam hidup saya. Harusnya saya merasa wajar adanya, tapi ternyata untuk pertama kalinya cukup sulit menerima. Saya selalu memikirkan bahwa kematian selalu menakutkan. Meskipun berkali kali menyadarkan ini semua memang sudah ada pada ketentuan, tapi sedih tak terkira masih selalu memikirkan segala kebaikannya, orang orang tersayang yang ditinggalinya, dan menyadari bahwa tidak akan bertemu lagi nantinya semasa hidup saya.  Benar saja hari hari setelahnya saya semakin memikirkan kematian, entah saya sendiri atau orang terdekat saya. Saya tahu sedari dulu bahwa itu bisa datang kapan saja, tapi saya belum sadar pasti bagaimana sa...

#AprilProduktifDay24 Bulan yang Selalu Dirindukan

Susana Ramadan selalu dirindukan, ketika banyaknya orang semakin berlomba dalam kebaikan. Suasana sore hari masjid ramai akan anak anak TPA mengaji, lalu saat menuju petang terlihat banyaknya orang tak segan membagikan takjil gratis dijalanan, suasana buka bersama gratis tersebar di beberapa masjid penjuru kota. Beruntung sekali dipertemukan dengan Ramadhan, selalu memberi energi energi baik yang menjadi alarm diri untuk terus memperbaiki dan meningkatkan amalan selama ini.  Semoga energi baiknya tetap terasa meskipun ibadahnya kali ini selalu dirumah aja, anggap saja bumi juga sedang berpuasa polusi polusi kota:))  Oiya Ramadan taun lalu adalah puasa pertama saya di kota Yogyakarta, sayang sekali saya belum menyempatkan diri ke Jogokariyan untuk berbuka. Sebelum pulang ke kampung halaman saya masih ada beberapa pekerjaan dan agenda buka bersama sekaligus reunian dengan kawan kawan lama di Jogja, pada akhirnya justu melewatkan wacana berbuka di Masjid kota Jogja yang ...

#AprilProduktifDay23 Perempuan

Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan merasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri. - R. A. Kartini  Tetap gigih meskipun menyembunyikan beberapa ketakutan, tetap berusaha kuat meskipun berpanutkan perasaan.  -Untuk para perempuan kuat dan tangguh, semoga sehat selalu raga dan hatinya❤️

#AprilProduktifDay22 Semesta Mendukung

Pernah bermimpi berkali kali dan tidak menyesal untuk masih terus bermimpi sampai saat ini. Sesekali memang tidak sesuai harapan, tapi mimpi itu tidak akan mati dan masih dapat kita rawat hingga tiba nanti terjawab pada waktu yang tepat.   Saya pernah kecewa dengan keputusan orangtua saya yang tidak mengizinkan saya berangkat berkuliah di salah satu kampus luar negri meskipun sudah diterima, itu merupakan mimpi saya sedari dulu. Kalau ditanya kenapa harus diluar negri sih? Karena saya rasa punya good relation dengan orang orang diluar negri sendiri itu menarik, orientasi mengimprove diri dari segi bahasa maupun pemikiran saya rasa lebih menantang dilakukan karena semakin jauh pula budaya yang kita bawa. Sempat merasa terkhianati dan kecewa dengan keputusan yang ada. Tapi yasudah gapapa, saya menyadari ridho orangtua penting sekali dalam memutuskan hampir segalanya dalam kehidupan kita.  Sembari berusaha dan terus melangitkan doa, terus memperkuat diri untuk dapat m...

#AprilProduktifDay21 Ada Yang Lewat

Cerita cerita horor  dari teman teman selalu menarik telinga saya untuk terpasang dengan lebih baik. Tidak tau kenapa saya tertarik karena saya juga alhamdulillah tidak memiliki kemampuan merasakan maupun melihat kehadiran makhluk lain jadi penasaran bagaimana sih biasanya mereka menampakkan diri atau penasaran apa sih tujuan mereka sampai menampakkan diri?    Saya sendiri cukup penakut dengan tempat gelap ketika sendirian, saya negatif thinking kalau tiba tiba saja ada yang tampak tapi bukan manusia atau sejenisnya.  Nah ada waktu itu saya seusai rapat malam dengan teman teman tapi baru selesai ketika tengah malam, saya pun buru-buru menghidupkan motor untuk segera meluncur pulang. Tapi tiba tiba teman saya mencegah dan meminta saya untuk mengantarkannya karena tidak bawa motor. Saya belum pernah ke kosannya sebelumnya, saya juga berfikir sepertinya cukup dekat.   Setengah perjalanan saya kaget ternyata kosannya melewati jalan gelap yang terdapat b...

#AprilProduktifDay20 Masa Kecilku

Merindukan masa masa Sekolah Dasar dimana saya masih imut imutnya menggendong tas ransel bergagang seperti koper dengan bangga, memakai pensil inul, bertukar kertas binder princes kemudian tidak lupa membawa bekal isi mie dengan nasi telur yang begitu hitz pada masanya.  Dulu teman perempuan dikelas saya cuma 4 orang, jadi hanya ber 5 dengan saya. Dikelas jadi dominan dengan anak laki laki yang petakilan. Karena cuma ber 5 jadi enak karena tidak ada geng gengan, tapi tidak enaknya pas marahan yang satu suka ditinggal. Dulu jajanan favorit kami ya cuma jamu, harganya masih 500 rupiah. Sambil menikmati jamu di gazebo dekat kolam ikan. Sambil bercanda canda disekitar kolam.   Sedihnya saya hanya bertahan 3 tahun bersekolah disana, karena saya pindah rumah kemudian pindah sekolah juga tentunya. Disekolah baru ternyata banyak sekali murid muridnya dan banyak perbedaan dari sekolah sebelumnya. Karena banyaknya murid tentunya ada geng geng tertentu yang mengisi setiap sudut ...

#AprilProduktifDay19 Tidak Ada Habisnya

Kenapa ya kekesalan pada diri manusia tidak ada habisnya? Yang pada akhirnya membuat satu sambatan ke sambatan yang lain. Iya tidak sih kalau kita kesal nanti auto sambat? Biasanya sih iya kalau saya hehe.   Hal hal kecil yang buat saya kesal banyak sekali, salah satunya ketika tiba tiba ada yang telfon tanpa permisi (kecuali keluarga, kerabat dekat ataupun hal urgent yaa). Maksud saya kalau kita tidak begitu dekat atau malah tidak begitu berkepentingan mendesak untuk harus segera berbicara kenapa tidak chat saya dulu?  Mungkin bagi beberapa orang terlihat berlebihan sih, tapi saya seringkali cukup terganggu dengan hal itu. Saya merasa perlu memfilter obrolan apa yang akan kita bicarakan ditelfon, penting ataukah tidak.  Karena saya kurang nyaman ditelfon orang orang yang meskipun mengenal saya tapi tetap terasa asing, kesannya jadi awkward padahal pas ketemu fine fine saja. Mungkin secara basic moralnya misal kita mau ke rumah teman izin dulu kan biasanya ag...

#AprilProduktifDay18 Berita Untuk Khalayak Kulon

Berbicara isu hangat minggu minggu ini, kalian yang kuliah online sering kulon (kuliah online) pakai zoom tidak ya? Zoom saat ini juga sedang ramai dibicarakan karena sistem keamanannya yang belum terjamin dan adanya berita penjualan data oleh owner zoom saat ini. Wah auto panik yaa apalagi zoom saat ini sedang ramai dipakai untuk kulon dan itu masih akan berlangsung hingga beberapa waktu lama lagi. Baru baru ini juga terdapat beberapa orang yang membagikan kegelisahannya via instastory saat menggunakan zoom karena hpnya tidak bisa mati dan ada hacker yang meretas handphonenya yang kemudian membuat  netizen tambah panas membicarakan aplikasi yang akhir akhir ini sedang booming digunakan khususnya para pengabdi work and learning from home. Berita berita buruk tentang zoom yang beredar bahkan sudah sampai ke beberapa web di Indonesia namun belum jelas ke validannya, terlihat dari beberapa yang mengeshare berita tersebut juga hanya dari screenshootan yang belum tau asalnya dari...

#AprilProduktifDay17 Barangkali

Barangkali kalau tidak ada corona saya masih berada di Jogja, hari masih padat terisi kegiatan perkuliahan atau mengisi proker organisasi. Sesekali mencoba mblayang dari keruwetan hidup meskipun cuma motoran tanpa tujuan dan hanya sendirian, mengobrol diperjalanan bersama tony (nama motor saya) atau jika sedang galau bisa bisa menangis sekalian.  Bermotoran sambil sambat atau malah kadang ngumpat tanpa ada yang mendengar tapi rasanya cukup melegakan dibanding curhat dengan teman. Sambil sesekali memperhatikan wajah wajah lelah para pejalan atau penjual dipinggiran, lalu menyadari bahwa beban beban mereka juga sama beratnya atau bahkan lebih dari saya. Kemudian tidak lupa sebelum pulang mampir untuk membeli makan malam dan kembali ke kosan dan kembali sendirian. Kemudian kembali menentukan pilihan untuk membaca buku, menonton drakor atau sekedar scroll scroll layar handphone. Berkali kali begitu kalau memang tidak ada janji, sampai saya bosan untuk terus bosan. Saya tidak sebetah ...

#AprilProduktifDay16 Apresiasi Untuk Diriku

Kepada diriku yang kelak akan semakin menua, semoga 19 tahun lamanya hidup didunia semakin membawamu faham akan berharganya dirimu. Sekalipun pernah kecewa entah dengan siapa, sekalipun ingin marah tapi tidak berhak menyalahkan. Maka jangan lagi merasa terbodohi berkali kali, cukup perbaiki dilain hari karena hidup memang mengandung setumpukan sakit hati. Wahai diriku, meskipun pernah melalui keterpaksaan hidup yang pilu, merasakan luka luka sendu, dan rasa sakit yang harus tetap dibendung setiap waktu. Tetaplah bersyukur masih bisa merasakan sakit dan menjadi manusia kuat hingga kini. Wahai diriku yang seringkali merasa lelah terhadap sesuatu, kembalilah kuat karena ada perjalanan panjang yang harus dilalui, karena banyak list mimpi mimpi yang harus dicoret kembali, dan kembalilah tegar untuk lagi dan lagi bertahan dibawah kesulitan apapun yang akan kamu hadapi nanti. Sebelum tulisan hari ini usai, coba ingat ingat kembali. Bukankah ketika orang lain telah membagi kebaikan lal...

#AprilProduktifDay15 Jujur

Hari pertama menulis di April Produktif adalah hari dimana saya memutuskan menulis kembali setelah satu tahun lamanya berhenti menulis. Saya berhenti menulis banyak hal di 2019 entah itu via tumblr, blog, bahkan dibuku harian. Tidak banyak coretan tersisa di2019 yang ternyata akhirnya meninggalkan penyesalan. Menyesal karena menjadikan sibuk sebagai alibi untuk berhenti, sekaligus menyesal karena banyak pelajaran terlewatkan yang meskipun kecil namun malah tertinggal karena tak tertuang dalam tulisan dan sekedar hanyut dalam ingatan.  Menulis di bulan April ini juga membuka pemikiran saya dari berbagai karya yang teman teman April Produktif suguhkan. Pemikiran pemikiran unik hadir menambah sudut pandang baru dari pemikiran saya yang tak seberapa. Menulis bersama membuat perjalanan lebih jauh dan terasa lebih menyenangkan dibanding sendirian. Anggap saja saya sedang menchallenge diri sendiri, kalau dulu saya menulis dengan puisi menyedihkan dengan bumbu bumbu kebaperan dan penuh s...

#AprilProduktifDay14 Bodoamat

Ada yang bilang bahwa kita tidak bisa membahagiakan semua orang dalam satu waktu. Saya sepakat seperti halnya ketika kita telah melakukan kebaikan, selain ada yang turut bahagia atas kebaikan kita, tetap  saja akan ada orang yang tidak menyukainya. Entah rencana apapun yang mereka pikirkan tentang kebenciannya terhadap kita, pada akhirnya semua tergantung pada setiap pribadi mau menjadikannya urusannya untuk tetap dipikirkan atau tinggal diam dan biarkan.  Kalau saya tentu tidak mau repot, mengurus diri sendiri saja sudah pusing setengah mati hehe canda ding . Toh dibenci bukan suatu hal yang hina, jadi ya gapapa tanggapi dengan wajar wajar saja.  Pada situasi menanggapi gangguan apapun dalam hidup ini, saya sedikit bersyukur atas kekurangan saya menjadi manusia yang kurang peka. Iya saya pribadi yang kurang peka, saya jarang menyadari perubahan sikap orang orang ke saya. Mereka marah atau bahkan bencipun saya seringkali tidak merasa, padahal tentu saja haters dun...

#AprilProduktifDay13 Ondo

Sebagai anak kosan saya suka membayangkan bagaimana bisa hidup minimalis, elegan dan hari hari yang nyaman meskipun hidup sendirian. Ternyata ada channel youtube yang isinya begituan, Ondo namanya.  Mungkin bagi beberapa orang akan terasa membosankan sih, berhubung isinya lebih sering a day of my life. Meskipun begitu setiap harinya menyuguhkan aktivitas yang berbeda mulai dari masak masak, menyulam, melukis, berbelanja, menghias kamar dan masih banyak lagi. Saya liatnya so talented banget Ondo nih, padahal nggak banyak omong tapi ya enak diliat aja gitu. Setidaknya cukup menampar saya yang mentang mentang hidup sendirian dikosan tapi kok malah kerjaannya males malesan, mentang mentang nggak ada yang ngatur malah kerjaanya rebahan. Saya merasakan energi positifnya bagaimana tetap hidup produktif meskipun sendirian dan hanya menjalani hari hari dengan aturan yang dibuat oleh diri sendiri.  Channel ini cocok kalau kalian pengen tahu bagaimana kehidupan di korea, apa saja ma...

#AprilProduktifDay12 Maaf

Saya memikirkan berkali kali, apakah pembelajaran ajaib yang ada pada teman saya atau barangkali saya sudah melupa begitu saja.  Padahal banyak kok teman teman saya yang baik hati, banyak sekali. Dari teman teman smp yang begitu rajinnya beribadah dan selalu mengingatkan saya untuk istiqomah. Teman MA saya yang kebanyakannya begitu ambis seringkali mengingatkan saya agar tidak malas belajar. Mengingatkan dalam kebaikan adalah hal yang selalu saya inginkan dalam pertemanan, tapi barangkali justru saya yang seringkali masih salah dalam banyak tindakan.   Sampai salah satu teman saya mengirim pesan whatsapp secara tiba tiba  "meskipun ini sulit, jangan jadi jahat"   Dalam situasi lulus MA kala itu, saya tidak tahu kejahatan apa yang telah saya perbuat. Memikirkan hidup sendiri saja rasanya setengah mati, ngapain sempat berfikir berbuat apa apa bahkan berbuat jahat untuk orang lain. Apakah itu kejahatan saya? jahat bahwa saya tidak sadar banyaknya l...

#AprilProduktifDay11 Sushiruma

Ngomong ngomong soal makanan, kalian yang merantau ke Jogja sudah pada kulineran kemana aja? Kalau saya dari semester satu sampai sekarang masih belum bosen bosennya makan di sekitar Jakal UGM hehe. Biasanya ketika kedatangan tamu teman atau keluarga saya tinggal tanya mereka mau makan apa, kalau mau seafood atau pecel lele ya ke pak Purwanto, kalau mau sate ya sate Padang Asli, kalau mau sushi ya ke sushiruma, kalau mau nasi rames atau nasi langgi geser sedikit ke jalan magelang ke  Nasi Langgi Pak No. Kalau bingung mau makan apa ya sudah burjo adalah jawabban wkwk:) Hihi masih banyak lagi sebenernya makanan kesukaan saya di Jogja,  karena saya orangnya gampang makan apa aja karena nggak ada alergi tertentu atau tidak suka oleh makanan tertentu. Tapi yang bikin susah justru pertimbangannya mau makan apa karena bosen makannya disitu situ terus atau karena pertimbangan lain misalnya diwarung banyak cowok rame rame dan akhirnya putar balik nyari tempat lain wkwk. Hihi harap m...

#AprilProduktifDay10 Melalang Buana

Saya suka sekali jalan jalan, tapi saya masih noob banget kalo ngomongin udah jalan jalan kemana aja wkwk sedih. Kendala paling sulit dihindari untuk bepergian jauh bagi saya sih soal restu orangtua buat melalang buana karena orangtua saya cukup protective dan pilih pilih bolehnya harus pergi sama siapa dan tujuannya apa. Makanya dalam setiap merencanakan saya minta izin terlebih dahulu sama bapak ibuk agar tidak jadi anak durhaka, ya nggak juga ding karena mereka juga yang ngasih sangu saya hhe (ya maaf saya kerjaanya masih ngrepoti, belum berpenghasilan sendiri🥺👉👈)  Jika suatu hari ada rezeki dan kesempatan saya ingin sekali ke daerah luar Jawa, selama 19 tahun ini saya jarang banget jalan jalan keluar jawa, pokoknya sangat bisa dihitung jari. Sepertinya Pulau Sumba menarik sekali untuk dikunjungi, saya penasaran dengan pantai dan danau yang bertebaran disana, nampaknya banyak sekali destinasi yang masih asri. Saya memilih tempat tempat jauh dari perkotaan yang bising kendar...

#AprilProduktifDay9 Banjir Air Mata

Saya sudah menduga tangis saya akan pecah sehingga saya sudah mempersiapkan tissue sebelum berangkat. Sebenarnya saya tidak terlalu sering ke bioskop kecuali filmnya benar benar sudah saya tunggu atau kalau bukan karena saya sudah membaca bukunya telebih dahulu. Dan alasan yang kedua telah membawa saya berangkat menonton tengah malam karena kehabisan tiket dijam jam sebelumnya. Ya, bukunya sudah laris sekali ditambah dengan difilmkannya buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Marcella F P menjadi ajang perebutan kursi penonton dalam waktu singkat setelah film itu dirilis.   Film ini berkisah tentang keluarga yang menceritakan sosok Keluarga Narendra yang mempunyai tiga anak: Angkasa, Aurora, dan Awan. Diawali dari menyorot persaudaraan mulai dari Angkasa (Rio Dewanto)  sang kakak yang memiliki tanggung jawab lebih sebagai penjaga adik adiknya. Kemudian Aurora (Sheila Dara) si anak tengah yang merasa cukup terpinggirkan setelah hadirnya Awan, dan Awan (Rachel...

#AprilProduktifDay8 Perihal Melupakan

Barangkali kalau ada perebutan juara siapa yang paling pelupa, mungkin saya bisa saja menjadi pemenangnya. Pasalnya saya sering sekali lupa menaruh barang pribadi seperti kunci, handphone, kuncir atau lain sebagainya yang pada akhirnya  jadi hilang entah kemana. Perihal pelupa, bisa jadi saya pemenangnya. Tapi perihal melupa justru saya kalah telak, karena apa yang ingin saya lupakan adalah hal yang sudah lama terpatri dalam ingatan. Ingin sekali melupakan, karena terlalu menyakitkan bila dikenang dalam dalam dan terlalu memilukan bila harus tetap dibiarkan tertata rapi dalam ingatan.  Ya Allah, paling tidak kalau saya tidak bisa melupakannya perlahan, saya berharap bisa segera mengikhlaslan. Saya tidak mau berlarut larut sedih karena sibuk dengan masa lalu yang tak pernah sekalipun saya inginkan. Saya tidak mau pikiran tentangnya masih menjadi benalu yang mengganggu setiap hariku.  Saya mencoba melupakan dari membuang  foto kebersamaan, ketika untuk pertam...

#AprilProduktifDay7 Pada Akhirnya

Saya butuh waktu lama sekali untuk memahami bagaimana sosok yang saya sukai, meyakinkan apakah dia tepat nantinya membersamai saya kedepan atau harus berhenti ditengah jalan karena kita tidak satu tujuan? Karena bagi saya, membersamai seseorang untuk menjalin hubungan bukan  sebagai penyemangat hari hari maupun sebagai pelengkap dalam hidup saya sendiri, justru saya belum menemukan alasan tepatnya mengapa setelah semua terasa hanya nyaman saja ketika membersamainya. Dan akhirnya jawabban yang saya temukan adalah kehilangan, akhirnya ia memilih yang lain yang barangkali lebih baik dari saya. Ia tidak berhasil meyakinkan bahwa orang yang tepat adalah saya.  Sedari dulu saya selalu memastikan dia agar terus baik baik saja meskipun pada akhirnya saya yang kenapa napa. Saya merawat rasa itu tiga tahun lamanya dengan dalih agar kita bisa bersama, ternyata hanya tersisa kasih sayang yang akhirnya saya rayakan sendirian. Saya kira tiga tahun terlalu singkat untuk membuat perasaa...

#AprilProduktifDay6 Apa ya Bedanya?

Semalam setelah tema "berbeda" diterbitkan, saya terus terusan memikirkan apa yang beda dari saya. Saya kok jadi tertawa tapi sedih karena kurang mengenal diri saya sendiri:")  Yang saya tahu, saya sosok yang gampang ngantukan, gampang laperan, dan selainnya ya sama saja dengan orang orang kebanyakan. Oiya ada lagi ternyata yang baru saya ingat, saya orangnya gampang banget inget nama dan wajah orang meskipun baru bertemu sebentar atau sekedar tau nama dari panggilan orang lain. Saya cukup mudah mengingat meskipun pertemuannya hanya singkat, meskipun kadang kadang nggak enaknya nih ketika bertemu lagi pas saya udah nyapa, eh dianya lupa nama saya padahal sudah kenalan wkwk sedih. Oiya dibalik itu, yang saya herankan dari diri saya adalah susah banget menghafalkan lagu, saya nggak ngerti kenapa lagu dari penyanyi favorit sayapun tidak betul betul bisa menghafal satu lagunya secara utuh meskipun sudah berkali kali memutarnya. Karena kebetulan suara saya juga pas pasan s...

#AprilProduktifDay5 Less Scrolling

Smartphone kini menjadi teman sekaligus gandengan tangan manusia kebanyakan dalam 24/7 tanpa henti. Serba memudahkan namun sesekali melenakan dan membuat diri jadi bermalas malasan. “Tidak mau bermalas malasan gara gara asyik sosmed-an” dikala mendekati ujian ujian sekolah saat madrasah, kalimat itu yang terus membuat saya mulai membatasi diri dengan semua hal melenakan didalam smartphone ini. Saya kemudian memutuskan untuk uninstall instagram selama ujian, meskipun twitter tetap jalan tapi setidaknya tidak memakan durasi yang lama untuk menjeda waktu belajar saya.  Ternyata setelah percobaan itu berhasil, rasanya memuaskan sekali karena bisa benar benar fokus belajar tanpa kecolongan scrolling instagram dimasa ujian.    Berlanjut ketika awal perkuliahan yang terasa membosankan, saya memilih untuk mengikuti beberapa kegiatan diluar jam perkuliahan yang pada akhirnya membuat saya harus pulang kosan dengan larut malam. Disuatu ketika saya lagi capek capeknya sebelum...

#AprilProduktifDay4 Hoax Corona

Sebelum tidur, biasanya Ibu saya melakukan ritual layaknya perempuan lain yakni skincarean. Tidak berselang lama ibuk yang biasanya setelah ritual langsung ke kamar, malah ke dapur dan kembali dengan tangan penuh 3 mangkuk kecil berisi beberapa bawang merah. Beliau menaruh diruang tamu, ruang nonton tv dan masuk ke kamar membawa mangkuk tersebut. Karena penasaran, saya ikut ngluyur kedalem kamar ibuk.  "Buk, bawang buat apa ini?"   "Biar virus corona ngga mendekat nduk"   "Loh kata siapa lo buk?" Mana mungkin saya percaya   "Dari grup WA, uwes nduk ojo ngeyel manut Ibuk" kata ibuk meyakinkan sambil menutup percakapan malas berdebat  Yaampun ibuk ibuk kemakan BCan grup tentang hoax hoax nangkal corona ni pasti. Huhu sayang banget bawangnya mending buat masak daripada bikin mata pedes😭👍🏻

#AprilProduktifDay3 Enigma's Review Book

Karya : Amanda Margareth   -Poetry books- Berawal dari kegabutan saya scrolling instagram ditengah lelahnya belajar untuk ujian dua tahun silam, saya nggak sengaja menemukan akun instagram Kak Amanda kemudian melihat foto foto unik pada feednya. Tidak hanya itu, saya jatuh cinta oleh puisi karyanya yang akhirnya membuat saya jadi rajin menulis puisi mencurahkan sambatan ria kehidupan. Tidak lama dari itu, beliau menerbitkan buku puisi dan membuka preorder untuk buku pertamanya. Tanpa fafifu saya langsung beli karena sudah jatuh hati sebelumnya, ternyata diselipan paketan buku tersebut saya dapat surat dari beliau. Ya pasti para pembeli lainnya juga dapet sih, tapi saya merasa isi surat tersebut suntikan semangat juga buat saya.  Saya rasa buku tersebut berhasil memberi image bahwa ini stylenya Kak Amanda banget, tidak lupa disertai foto foto aestetic seperti pada feed instagramnya. Setiap membuka lembarnya serasa ada kemewahan karena foto foto beserta k...

#AprilProduktifDay2: Menghargai Pertemuan

Alarm bangun pagi, hidupkan televisi, lagi lagi masih tentang pandemi. Ditengah tengah maraknya pembahasan pandemi covid 19 yang belum usai kini, sepertinya cukup mendengar saja isi kepala langsung keluar negativity. Mulai dari politik, ekonomi, pendidikan semakin tidak baik baik saja. Begitupula rencana yang sudah tersusun rapi harus tertunda, pertemuan pertemuan penting terus terusan jadi online tanpa tatap muka, jalan jalan sebatas angan angan belaka.  Sebagai mahasiswa kesehatan yang salah jurusan saya kerap kali kesal dengan praktikum dan laporan. Saya tidak begitu menyukai kelas pekuliahan, sampai akhirnya pandemi ini menyerang dan tugas tugas perkuliahanpun datang. Saya jadi semakin menghargai arti pertemuan itu sendiri. Pertemuan yang lebih mampu memahamkan dan pertemuan yang membuat saya tidak harus bosan berjubel dengan jurnal dan capek capek belajar mandiri. Saya jadi tertawa menyesali pertemuan perkuliahan yang seringkali saya sia siakan dengan sekedar ngobrol dengan ...

#AprilProduktifDay1: Menemukan Kembali

Halo April 2020! Jujur, saya bingung sekali mau menuliskan apa kali ini. Rupanya sudah setahun lebih saya tidak menuliskan apa apa diblog ini. Sulit rasanya menulis kembali setelah halaman 2019 ini kosong tak terisi. Diksi yang seharusnya berebutan dituliskan rupanya bahkan tak mau muncul lagi dalam pikiran. Benar rupanya bahwa apapun yang pernah ditinggalkan tak akan semudah itu kembali bukan? Ngomong ngomong soal ditinggalkan, ada kisah di 2019 silam yang membuat saya enggan memulai 2020. Saya khawatir, 2020 adalah 2019 part dua, meskipun sekarang saya rasa kecemasan saya berlebihan karena nyatanya sampai bulan ini saya cukup bersemangat menjalani 2020. Saya tidak akan menceritakan kisah itu sekarang, masih sulit bagi saya mengusik kisah itu terlalu dalam, ibarat kata lukanya baru kering tapi dikelopek lagi, yah jadi tambah parah deh lukanya. Saya maunya bahas yang happy happy aja, mumpung mood saya lagi bagus. Oiya, sebenernya saya baru baru ini menuliskan resolusi tahun 2020 ...