Langsung ke konten utama

Postingan

#AprilProduktifDay30 Tetap Produktif

Terimakasih  Terimakasih Terimakasih Terimakasih yang pertama untuk teman teman yang mau bersama sama melangkah menulis sampai akhir di bulan April ini,  wabilkhusus untuk mbak Nina yang mau mengajak sekaligus memperbolehkan aku bergabung di April Produktif ini, jujur saja April jadi berjalan lebih cepat rasanya. Terimakasih yang kedua juga untuk teman teman karena telah menemani Aprilku dengan tulisan tulisan kalian yang menyenangkan, sekaligus meramaikan whatsappku yang sepi ini. Terimakasih yang terakhir adalah untuk diriku yang meskipun aku seringkali terpincang pincang mengejar ketertinggalan tapi tidak apa apa, tetap senang dan tanpa paksaan menyelesaikannya. Masih banyak terimakasih lainnya, tapi tentunya tidak akan selesai jika hanya untuk berterimakasih dalam tulisan ini.  Aku akan mengusahakan untuk tetap mampir ke tulisan tulisan kalian, jadi jangan berhenti menulis yaaaa:))  Silakan mengkritik juga tulisan tulisanku ini, aku akan sangat senang men...
Postingan terbaru

#AprilProduktifDay29 Menerima

Berhenti menyamakan standarmu dengan standar orang lain. Jelas tak akan sama dan justru tidak seru bila selalu sama. Ketika kita rasa tidak sesuai dengan mereka, coba terimalah standar mereka agar kamu tenang tanpa perlu berpikir panjang. Beberapa kali mengerjakan tugas atau project bersama teman teman, saya suka marah kalau tidak ada yang membantu, tapi suka sedih ketika hasil yang mereka kerjakan tanpa saya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang jadi kesal menggerutu menyesali, padahal bisa saja baginya itu adalah versi terbaik yang mereka bisa. Tidak apa apa tidak sempurna, hidup tidak bisa harus yang kamu suka dan harus yang kamu mau. Bukankah bumi berputar juga untuk menyempurnakan yang belum sempurna? Bukankah tidak akan menjadi hal baik jika kita selalu ingin memenangkan ego sendiri? Ayo mencoba menerima, toh akhirnya kita juga akan belajar banyak dari yang lainnya. Jika kurang sepakat coba sini duduk santai dulu, diskusi ringan barangkali ada titik temu yang sal...

#AprilProduktifDay28 Kesabaran

Cerita Nabi yang diceritakan oleh guru Agama saya ketika SD begitu membekas. Nabi Ayub, nabi yang terkenal dengan kesabarannya. Mulanya Nabi Ayub adalah hamba yang berkecukupan. Namun Allah berikan ujian secara perlahan, penyakit yang menggerogoti tubuhnya, ternaknya mati tiba tiba, kemiskinan yang menimpa meskipun sebelumnya beliau kaya raya, dijauhi orang disekitarnya, dan anaknya meninggal dunia.  Bertahun tahun lamanya, namun istrinya selalu menemani dengan setia, tetap berusaha mencari nafkah meskipun upahnya tak seberapa. Dan suatu ketika Allah turunkan wahyu untuk nabi Ayubb menghentakkan kakinya untuk keluar air kemudian mandi dan minum dari airnya, sehingga kembali sehat dan terhindar dari penyakit di tubuhnya.  Bukan waktu yang sedikit untuk perlahan lahan keadaan membaik, namun Nabi menghadapinya dengan kesabaran, melalui cobaan cobaan yang datang dan begitu berat. Lalu apakabar dengan kita? Sudahkah kita terus bersyukur tanpa musibah harus datang lebih du...

#AprilProduktufDay27 Drama

Sudah pada dengar tentang drakor pelakor yang lagi booming belum? Judul aslinya adalah "A World of Married Couple" sudah booming dari akhir Maret kemarin karena begitu tayang langsung mencuri hati penonton dari episode pertama (saat ini baru sampai episode 10). Saking banyak plot twist dalam cerita yang membuat penonton emosi jiwa namun justru membuat semakin banyak yang menantikan episode demi episode drama ini, termasuk saya.   Dari judulnya jelas tergambar akan menceritakan kehidupan didalam pernikahan. Si tokoh utama adalah istri yang dikhianati suaminya karena berkencan dengan wanita lain. Si istri pun mencari bukti demi bukti kecurigaan terhadap perselingkuhan suaminya, sampai akhirnya tahu bahwa sahabat disekitarnya turut menyembunyikan perselingkuhan suaminya. Segalanya terus terungkap, bahkan si pemeran utama juga menunjukkan kebusukannya.  Saya pribadi karena cukup naik darah memutuskan untuk tidak memihak siapapun didalam drama tersebut, tokoh utama sekal...

#AprilProduktifDay26 Jawabban

Seseorang pernah bercerita mengenai kisah untuk menemukan Jodohnya, beliau adalah guru saya ketika SMP. Saat itu beliau sedang bimbang karena telah dikhitbah laki laki yang belum lama dikenalnya, berhari hari solat istiqoroh namun belum jumpa juga dengan jawabnya. Kemudian ia sholat tahajud dan berdoa untuk mohon petunjukNya. Setelah berdoa, sambil menunggu adzan subuh beliau tidur masih lengkap dengan mukena diatas sajadah solatnya, disaat tertidur ia bermimpi ada malaikat yang datang dan memberi pesan untuk segera menikah lalu mengusap ujung kepala hingga ujung kakinya, beliau merasakkan usappan ketika tertidur namun tidak dapat membuka matanya tak berapa lama samar samar adzan subuh terdengar dan beliau bangun dari tidurnya. Masih terkaget apakah benar malaikat menemui dan mengusapnya tadi karena terasa sangat nyata. Ini sepertinya bukan termasuk Ma'unah tapi terlepas dari itu saya rasa pengalaman yang langka sekali ketika dapat merasakan sentuhan sekaligus mendapat jawabban l...

#AprilDay25 Persiapan

Dua pekan sebelumnya kami masih berbincang via telfon sambil bercanda, beliau masih menceritakan seputar pekerjaanya sambil sesekali mengatakan rindu Indonesia, kemudian memberi selamat kepada kakak saya atas kelulusannya dan memohon maaf tidak dapat menghadirinya.  Tiba tiba akhir 2019, kali pertama saya melihat langsung kematian seseorang terdekat dalam hidup saya. Harusnya saya merasa wajar adanya, tapi ternyata untuk pertama kalinya cukup sulit menerima. Saya selalu memikirkan bahwa kematian selalu menakutkan. Meskipun berkali kali menyadarkan ini semua memang sudah ada pada ketentuan, tapi sedih tak terkira masih selalu memikirkan segala kebaikannya, orang orang tersayang yang ditinggalinya, dan menyadari bahwa tidak akan bertemu lagi nantinya semasa hidup saya.  Benar saja hari hari setelahnya saya semakin memikirkan kematian, entah saya sendiri atau orang terdekat saya. Saya tahu sedari dulu bahwa itu bisa datang kapan saja, tapi saya belum sadar pasti bagaimana sa...

#AprilProduktifDay24 Bulan yang Selalu Dirindukan

Susana Ramadan selalu dirindukan, ketika banyaknya orang semakin berlomba dalam kebaikan. Suasana sore hari masjid ramai akan anak anak TPA mengaji, lalu saat menuju petang terlihat banyaknya orang tak segan membagikan takjil gratis dijalanan, suasana buka bersama gratis tersebar di beberapa masjid penjuru kota. Beruntung sekali dipertemukan dengan Ramadhan, selalu memberi energi energi baik yang menjadi alarm diri untuk terus memperbaiki dan meningkatkan amalan selama ini.  Semoga energi baiknya tetap terasa meskipun ibadahnya kali ini selalu dirumah aja, anggap saja bumi juga sedang berpuasa polusi polusi kota:))  Oiya Ramadan taun lalu adalah puasa pertama saya di kota Yogyakarta, sayang sekali saya belum menyempatkan diri ke Jogokariyan untuk berbuka. Sebelum pulang ke kampung halaman saya masih ada beberapa pekerjaan dan agenda buka bersama sekaligus reunian dengan kawan kawan lama di Jogja, pada akhirnya justu melewatkan wacana berbuka di Masjid kota Jogja yang ...