Terimakasih Terimakasih Terimakasih Terimakasih yang pertama untuk teman teman yang mau bersama sama melangkah menulis sampai akhir di bulan April ini, wabilkhusus untuk mbak Nina yang mau mengajak sekaligus memperbolehkan aku bergabung di April Produktif ini, jujur saja April jadi berjalan lebih cepat rasanya. Terimakasih yang kedua juga untuk teman teman karena telah menemani Aprilku dengan tulisan tulisan kalian yang menyenangkan, sekaligus meramaikan whatsappku yang sepi ini. Terimakasih yang terakhir adalah untuk diriku yang meskipun aku seringkali terpincang pincang mengejar ketertinggalan tapi tidak apa apa, tetap senang dan tanpa paksaan menyelesaikannya. Masih banyak terimakasih lainnya, tapi tentunya tidak akan selesai jika hanya untuk berterimakasih dalam tulisan ini. Aku akan mengusahakan untuk tetap mampir ke tulisan tulisan kalian, jadi jangan berhenti menulis yaaaa:)) Silakan mengkritik juga tulisan tulisanku ini, aku akan sangat senang men...
Berhenti menyamakan standarmu dengan standar orang lain. Jelas tak akan sama dan justru tidak seru bila selalu sama. Ketika kita rasa tidak sesuai dengan mereka, coba terimalah standar mereka agar kamu tenang tanpa perlu berpikir panjang. Beberapa kali mengerjakan tugas atau project bersama teman teman, saya suka marah kalau tidak ada yang membantu, tapi suka sedih ketika hasil yang mereka kerjakan tanpa saya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang jadi kesal menggerutu menyesali, padahal bisa saja baginya itu adalah versi terbaik yang mereka bisa. Tidak apa apa tidak sempurna, hidup tidak bisa harus yang kamu suka dan harus yang kamu mau. Bukankah bumi berputar juga untuk menyempurnakan yang belum sempurna? Bukankah tidak akan menjadi hal baik jika kita selalu ingin memenangkan ego sendiri? Ayo mencoba menerima, toh akhirnya kita juga akan belajar banyak dari yang lainnya. Jika kurang sepakat coba sini duduk santai dulu, diskusi ringan barangkali ada titik temu yang sal...