Bukan waktu yang singkat bagiku. terlebih lagi aku yang sedang menginjak usia 17 tahun, kata orang orang yaitu usia yang sedang labil labilnya. Alhamdulillah semuanya bisa terlewati dari masa masa suka, bahagia, duka, sulit, hancur, terpuruk dan lain sebagainya, hehe semoga yang duka duka nggak ada yang kebawa ke 2019 nih. Terimakasih teruntuk Januari, Februari, Maret dan kawan kawannya. Terlebih lagi terimakasih kepada Desember yang menghantarkanku menuju tahun yang baru dengan cerita yang menarik sekali akhir akhir ini, dipertemukan orang orang hebat, dipertemukan orang orang kuat yang akhirnya mendatangkan kesadaran dan pelajaran berharga untuk diriku sendiri.
Singkatnya di 2018 ini aku sangat sangat sangat berterimakasih untuk Allah SWT yang bisa menguatkan aku hingga saat ini huhuuu;'. Yang mana 2018 ini aku lebih paham tentang kerumitan hidup yang orang orang sekitar jalani, ada iri, ada sirik, dengki terhadap kehidupan oranglain yang tak kasat mata tampak begitu sempurna.Padahal kita tau Allah beri kita segala sesuatu pasti sesuai porsinya, tapi masih ngeluh ini itu kurang sempurna, masih minta ini itu tapi nggak ada usaha, masih maksiat, masih nggak tuma'ninah solatnya, masih nggak jalan amalan amalan ibadahnya.
"Apa kita bisa bangga kalau apa yang kita dapatkan itu tanpa usaha?"
ya enggak dong jawabannya(harus enggak nih pokoknya hwehe).
Sebelum 2018 beranjak pergi
Semogaaa
yang buruk, diikhlaskan
yang ada, , jangan sia siakan
syukuri, hadapi dan harus semangat lagi jalan kedepan:))
percaya deh, mengikhlaskan itu semenenangkan itu
#self remider#
Komentar
Posting Komentar