Saya memikirkan berkali kali, apakah pembelajaran ajaib yang ada pada teman saya atau barangkali saya sudah melupa begitu saja.
Padahal banyak kok teman teman saya yang baik hati, banyak sekali. Dari teman teman smp yang begitu rajinnya beribadah dan selalu mengingatkan saya untuk istiqomah. Teman MA saya yang kebanyakannya begitu ambis seringkali mengingatkan saya agar tidak malas belajar. Mengingatkan dalam kebaikan adalah hal yang selalu saya inginkan dalam pertemanan, tapi barangkali justru saya yang seringkali masih salah dalam banyak tindakan.
Sampai salah satu teman saya mengirim pesan whatsapp secara tiba tiba
"meskipun ini sulit, jangan jadi jahat"
Dalam situasi lulus MA kala itu, saya tidak tahu kejahatan apa yang telah saya perbuat. Memikirkan hidup sendiri saja rasanya setengah mati, ngapain sempat berfikir berbuat apa apa bahkan berbuat jahat untuk orang lain. Apakah itu kejahatan saya? jahat bahwa saya tidak sadar banyaknya luka yang tak sengaja saya goreskan kepada oranglain, jahat bahwa tanpa sadar saya egois telah menguasai diri saya.
Padahal banyak kok teman teman saya yang baik hati, banyak sekali. Dari teman teman smp yang begitu rajinnya beribadah dan selalu mengingatkan saya untuk istiqomah. Teman MA saya yang kebanyakannya begitu ambis seringkali mengingatkan saya agar tidak malas belajar. Mengingatkan dalam kebaikan adalah hal yang selalu saya inginkan dalam pertemanan, tapi barangkali justru saya yang seringkali masih salah dalam banyak tindakan.
Sampai salah satu teman saya mengirim pesan whatsapp secara tiba tiba
"meskipun ini sulit, jangan jadi jahat"
Dalam situasi lulus MA kala itu, saya tidak tahu kejahatan apa yang telah saya perbuat. Memikirkan hidup sendiri saja rasanya setengah mati, ngapain sempat berfikir berbuat apa apa bahkan berbuat jahat untuk orang lain. Apakah itu kejahatan saya? jahat bahwa saya tidak sadar banyaknya luka yang tak sengaja saya goreskan kepada oranglain, jahat bahwa tanpa sadar saya egois telah menguasai diri saya.
Komentar
Posting Komentar