Langsung ke konten utama

#AprilProduktifDay7 Pada Akhirnya

Saya butuh waktu lama sekali untuk memahami bagaimana sosok yang saya sukai, meyakinkan apakah dia tepat nantinya membersamai saya kedepan atau harus berhenti ditengah jalan karena kita tidak satu tujuan? Karena bagi saya, membersamai seseorang untuk menjalin hubungan bukan  sebagai penyemangat hari hari maupun sebagai pelengkap dalam hidup saya sendiri, justru saya belum menemukan alasan tepatnya mengapa setelah semua terasa hanya nyaman saja ketika membersamainya.

Dan akhirnya jawabban yang saya temukan adalah kehilangan, akhirnya ia memilih yang lain yang barangkali lebih baik dari saya. Ia tidak berhasil meyakinkan bahwa orang yang tepat adalah saya.  Sedari dulu saya selalu memastikan dia agar terus baik baik saja meskipun pada akhirnya saya yang kenapa napa. Saya merawat rasa itu tiga tahun lamanya dengan dalih agar kita bisa bersama, ternyata hanya tersisa kasih sayang yang akhirnya saya rayakan sendirian. Saya kira tiga tahun terlalu singkat untuk membuat perasaan yang pernah bermekaran itu kembali lagi ke pihak saya. Saya rasa dia tahu semua itu, tapi dia nggak bisa lagi merasakan hal yang sama. Saya menarik ucapan saya karena pernah berdo’a agar tidak pernah lelah menyayanginya, saya justru lelah tak berkesudahan menyembunyikan semuanya dengan kata “gapapa”.

Saya masih ingat percakapan terakhir sebagai kalimat perpisahanmu yang tak pernah saya duga
 "kamu merasa kephp sama aku nggak?"
 " php? enggak kok"
 "hehe yasudah maaf ya"
waktu itu saya cuma diam, saya belum sadar itu kalimat perpisahan. Kenapa pada akhirnya saya harus menyelesaikan teka teki ini sendirian? Saya tidak bisa membencimu kala itu, karena saya masih terus sibuk mendambakanmu dalam pikiran. Saya tidak menyalahkanmu kala itu, karena hal hal negatif tentangmu terlanjur saya abaikan. Kalau saja saya tahu itu  perpisahanmu, saya akan jawab sejujurnya bahwa saya merasa dapat banyak pelajaran dari itu semua, tapi apa dia tega  membiarkan rasa yang saya miliki ini  utuh sendirian?

Bagaimanapun juga saya tetap kecewa pada akhirnya. Saya yang bodoh ketika masih memikirkan bahwa yang harus bersamanya adalah saya. Karena kamu terlalu sempurna untuk saya temukan penggantinya. Saya pengennya semua hal ini cuma candaanmu seperti biasanya, karena kamu hobby sekali ngelucu dan saya tidak pernah bosan atas hal itu. Saya meyakini bahwasannya rasa yang kita miliki tidak pernah bisa 100% bisa saling bertemu, karena kamu menyerah terlebih dulu. Semoga kamu bahagia, karena rasa sakit yang kamu tinggaalkan tidak akan ku anggap sia sia begitu saja.  Saya sudah memaafkanmu bukan karena saya telah merelakanmu ke lain hati, tapi jika kebahagiaanmu bukan aku untuk apa memaksamu terus terusan membersamaiku?


Telinga saya seakan akan sudah dikontrak tetap oleh teman saya untuk menjadi pendengar cerita tentang hubungan dan kedekatannya meskipun akhirnya berujung perpisahan. Dari awal jatuh hati, akhirnya patah hati atau diphp lagi saya ikut terus membersamai, saya turut berduka atas kepergiannya rasa cinta untuk teman baik saya oleh mantan kekasihnya.  Meskipun saya tidak tau idealisnya hubungan yang seharusnya seperti apa tapi ya justru karena menjadi pendengar saya banyak belajar. 

Komentar

  1. Yah aku kira ceritamuuu hihi. Tapi hidup tanpa patah hati bagai taman tak berbunga sih. Ga seru:') cuma ya pahit banget pas ngalaminya haha, selang waktu setelahnya baru deh bisa ngelihat sisi baiknya.

    BalasHapus
  2. Kadang, ceritanya memang milik orang lain, tapi hikmahnya bisa kita petik bersama. :')

    BalasHapus
  3. titip salam ke temanmuu, semoga selalu sehat dan dikuatkan <3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#AprilProduktifDay10 Melalang Buana

Saya suka sekali jalan jalan, tapi saya masih noob banget kalo ngomongin udah jalan jalan kemana aja wkwk sedih. Kendala paling sulit dihindari untuk bepergian jauh bagi saya sih soal restu orangtua buat melalang buana karena orangtua saya cukup protective dan pilih pilih bolehnya harus pergi sama siapa dan tujuannya apa. Makanya dalam setiap merencanakan saya minta izin terlebih dahulu sama bapak ibuk agar tidak jadi anak durhaka, ya nggak juga ding karena mereka juga yang ngasih sangu saya hhe (ya maaf saya kerjaanya masih ngrepoti, belum berpenghasilan sendiri🥺👉👈)  Jika suatu hari ada rezeki dan kesempatan saya ingin sekali ke daerah luar Jawa, selama 19 tahun ini saya jarang banget jalan jalan keluar jawa, pokoknya sangat bisa dihitung jari. Sepertinya Pulau Sumba menarik sekali untuk dikunjungi, saya penasaran dengan pantai dan danau yang bertebaran disana, nampaknya banyak sekali destinasi yang masih asri. Saya memilih tempat tempat jauh dari perkotaan yang bising kendar...

#AprilProduktifDay21 Ada Yang Lewat

Cerita cerita horor  dari teman teman selalu menarik telinga saya untuk terpasang dengan lebih baik. Tidak tau kenapa saya tertarik karena saya juga alhamdulillah tidak memiliki kemampuan merasakan maupun melihat kehadiran makhluk lain jadi penasaran bagaimana sih biasanya mereka menampakkan diri atau penasaran apa sih tujuan mereka sampai menampakkan diri?    Saya sendiri cukup penakut dengan tempat gelap ketika sendirian, saya negatif thinking kalau tiba tiba saja ada yang tampak tapi bukan manusia atau sejenisnya.  Nah ada waktu itu saya seusai rapat malam dengan teman teman tapi baru selesai ketika tengah malam, saya pun buru-buru menghidupkan motor untuk segera meluncur pulang. Tapi tiba tiba teman saya mencegah dan meminta saya untuk mengantarkannya karena tidak bawa motor. Saya belum pernah ke kosannya sebelumnya, saya juga berfikir sepertinya cukup dekat.   Setengah perjalanan saya kaget ternyata kosannya melewati jalan gelap yang terdapat b...

#AprilProduktufDay27 Drama

Sudah pada dengar tentang drakor pelakor yang lagi booming belum? Judul aslinya adalah "A World of Married Couple" sudah booming dari akhir Maret kemarin karena begitu tayang langsung mencuri hati penonton dari episode pertama (saat ini baru sampai episode 10). Saking banyak plot twist dalam cerita yang membuat penonton emosi jiwa namun justru membuat semakin banyak yang menantikan episode demi episode drama ini, termasuk saya.   Dari judulnya jelas tergambar akan menceritakan kehidupan didalam pernikahan. Si tokoh utama adalah istri yang dikhianati suaminya karena berkencan dengan wanita lain. Si istri pun mencari bukti demi bukti kecurigaan terhadap perselingkuhan suaminya, sampai akhirnya tahu bahwa sahabat disekitarnya turut menyembunyikan perselingkuhan suaminya. Segalanya terus terungkap, bahkan si pemeran utama juga menunjukkan kebusukannya.  Saya pribadi karena cukup naik darah memutuskan untuk tidak memihak siapapun didalam drama tersebut, tokoh utama sekal...