Ada yang bilang bahwa kita tidak bisa membahagiakan semua orang dalam satu waktu. Saya sepakat seperti halnya ketika kita telah melakukan kebaikan, selain ada yang turut bahagia atas kebaikan kita, tetap saja akan ada orang yang tidak menyukainya. Entah rencana apapun yang mereka pikirkan tentang kebenciannya terhadap kita, pada akhirnya semua tergantung pada setiap pribadi mau menjadikannya urusannya untuk tetap dipikirkan atau tinggal diam dan biarkan.
Kalau saya tentu tidak mau repot, mengurus diri sendiri saja sudah pusing setengah mati hehe canda ding. Toh dibenci bukan suatu hal yang hina, jadi ya gapapa tanggapi dengan wajar wajar saja.
Pada situasi menanggapi gangguan apapun dalam hidup ini, saya sedikit bersyukur atas kekurangan saya menjadi manusia yang kurang peka. Iya saya pribadi yang kurang peka, saya jarang menyadari perubahan sikap orang orang ke saya. Mereka marah atau bahkan bencipun saya seringkali tidak merasa, padahal tentu saja haters dunia nyata maupun maya jelas ada. Iya kayaknya saya kebablasan pakai jurus seni bersikap bodoamat. Tapi saya rasa memang beberapa hal perlu dibodoamatin dan digapapa-in seperti halnya haters hanya bagaikan angin lalu dihidup ini.
Kalau saya tentu tidak mau repot, mengurus diri sendiri saja sudah pusing setengah mati hehe canda ding. Toh dibenci bukan suatu hal yang hina, jadi ya gapapa tanggapi dengan wajar wajar saja.
Pada situasi menanggapi gangguan apapun dalam hidup ini, saya sedikit bersyukur atas kekurangan saya menjadi manusia yang kurang peka. Iya saya pribadi yang kurang peka, saya jarang menyadari perubahan sikap orang orang ke saya. Mereka marah atau bahkan bencipun saya seringkali tidak merasa, padahal tentu saja haters dunia nyata maupun maya jelas ada. Iya kayaknya saya kebablasan pakai jurus seni bersikap bodoamat. Tapi saya rasa memang beberapa hal perlu dibodoamatin dan digapapa-in seperti halnya haters hanya bagaikan angin lalu dihidup ini.
"Beberapa hal perlu dibodoamatin dan digapapain" setuju banget:")
BalasHapus