Langsung ke konten utama

#AprilProduktifDay8 Perihal Melupakan

Barangkali kalau ada perebutan juara siapa yang paling pelupa, mungkin saya bisa saja menjadi pemenangnya. Pasalnya saya sering sekali lupa menaruh barang pribadi seperti kunci, handphone, kuncir atau lain sebagainya yang pada akhirnya  jadi hilang entah kemana.

Perihal pelupa, bisa jadi saya pemenangnya. Tapi perihal melupa justru saya kalah telak, karena apa yang ingin saya lupakan adalah hal yang sudah lama terpatri dalam ingatan. Ingin sekali melupakan, karena terlalu menyakitkan bila dikenang dalam dalam dan terlalu memilukan bila harus tetap dibiarkan tertata rapi dalam ingatan.  Ya Allah, paling tidak kalau saya tidak bisa melupakannya perlahan, saya berharap bisa segera mengikhlaslan. Saya tidak mau berlarut larut sedih karena sibuk dengan masa lalu yang tak pernah sekalipun saya inginkan. Saya tidak mau pikiran tentangnya masih menjadi benalu yang mengganggu setiap hariku.


 Saya mencoba melupakan dari membuang  foto kebersamaan, ketika untuk pertama kalinya ia meminta saya berfoto bersama dihari kelulusan. Setelah itu,nama kontak juga tak akan saya biarkan, justru sekalian saja saya hapuskan agar saya merasa lebih aman. Begitu pula lembar diary yang pernah saya tulis tentangnya, saya buang secara cuma cuma. 
Sudah semua, secara fisik semua tentangnya telah raib. Hanya tinggal sebagaimana diri saya bekerja dengan baik untuk terus mencari cara melupakannya secara utuh.Meskipun berbagai kesibukan telah saya lakuan, dan belum ada satupun yang benar benar membuat saya melupakan. Esoknya, saya memutuskan jalan jalan sejenak bertemu dengan beberapa sahabat karib saya dari kecil. Hitung hitung melepaskan penat kepala yang sedari kemarin menetap. Kita kembali membahas cerita cerita lucu sebelum lulus sekolah, curhat ditaburi guyonan garing tapi tetap mengasyikan, makan beberapa snack sambil lagi lagi membahas ngalor ngidul tak jelas, sambat satu persatu tentang kesedihan dan hari itu berakhir dengan keadaan saya benar benar lelah tertawa. Pokonya saya senang sekali hari itu, sampai saya lupa kalau saya lagi pura pura bahagia. Semua yang pura pura memang capek, tapi saya senang kalau akhirnya kepura puraan saya justru menjadi betulan. Memang benar beberapa hal nggak perlu dipusingin, nanti juga ada jalannya dan butuh waktu buat saya.

Masih sama seperti lembar sebelumnya, ini masih bercerita tentang kisah teman saya yang ditinggal seseorang spesialnya:)


Komentar

  1. Semangat ya lala! :)

    Kata seseorang, semakin ingin melupakan, semakin kita akan mengingatnya. Bila memang belum waktunya lupa biarlah saja, sampai suatu saat kita tidak sadar kalau kita sudah berhasil lupa. :)

    BalasHapus
  2. awalnya berpura-pura dan lupa kalo sedang berpura-pura, lanjutkan anak muda

    BalasHapus
  3. melupakan memang susah, karena kalau sengaja melupakan malah jadi ingat. intinya jangan dipikrin terus

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#AprilProduktifDay10 Melalang Buana

Saya suka sekali jalan jalan, tapi saya masih noob banget kalo ngomongin udah jalan jalan kemana aja wkwk sedih. Kendala paling sulit dihindari untuk bepergian jauh bagi saya sih soal restu orangtua buat melalang buana karena orangtua saya cukup protective dan pilih pilih bolehnya harus pergi sama siapa dan tujuannya apa. Makanya dalam setiap merencanakan saya minta izin terlebih dahulu sama bapak ibuk agar tidak jadi anak durhaka, ya nggak juga ding karena mereka juga yang ngasih sangu saya hhe (ya maaf saya kerjaanya masih ngrepoti, belum berpenghasilan sendiri🥺👉👈)  Jika suatu hari ada rezeki dan kesempatan saya ingin sekali ke daerah luar Jawa, selama 19 tahun ini saya jarang banget jalan jalan keluar jawa, pokoknya sangat bisa dihitung jari. Sepertinya Pulau Sumba menarik sekali untuk dikunjungi, saya penasaran dengan pantai dan danau yang bertebaran disana, nampaknya banyak sekali destinasi yang masih asri. Saya memilih tempat tempat jauh dari perkotaan yang bising kendar...

#AprilProduktifDay21 Ada Yang Lewat

Cerita cerita horor  dari teman teman selalu menarik telinga saya untuk terpasang dengan lebih baik. Tidak tau kenapa saya tertarik karena saya juga alhamdulillah tidak memiliki kemampuan merasakan maupun melihat kehadiran makhluk lain jadi penasaran bagaimana sih biasanya mereka menampakkan diri atau penasaran apa sih tujuan mereka sampai menampakkan diri?    Saya sendiri cukup penakut dengan tempat gelap ketika sendirian, saya negatif thinking kalau tiba tiba saja ada yang tampak tapi bukan manusia atau sejenisnya.  Nah ada waktu itu saya seusai rapat malam dengan teman teman tapi baru selesai ketika tengah malam, saya pun buru-buru menghidupkan motor untuk segera meluncur pulang. Tapi tiba tiba teman saya mencegah dan meminta saya untuk mengantarkannya karena tidak bawa motor. Saya belum pernah ke kosannya sebelumnya, saya juga berfikir sepertinya cukup dekat.   Setengah perjalanan saya kaget ternyata kosannya melewati jalan gelap yang terdapat b...

#AprilProduktufDay27 Drama

Sudah pada dengar tentang drakor pelakor yang lagi booming belum? Judul aslinya adalah "A World of Married Couple" sudah booming dari akhir Maret kemarin karena begitu tayang langsung mencuri hati penonton dari episode pertama (saat ini baru sampai episode 10). Saking banyak plot twist dalam cerita yang membuat penonton emosi jiwa namun justru membuat semakin banyak yang menantikan episode demi episode drama ini, termasuk saya.   Dari judulnya jelas tergambar akan menceritakan kehidupan didalam pernikahan. Si tokoh utama adalah istri yang dikhianati suaminya karena berkencan dengan wanita lain. Si istri pun mencari bukti demi bukti kecurigaan terhadap perselingkuhan suaminya, sampai akhirnya tahu bahwa sahabat disekitarnya turut menyembunyikan perselingkuhan suaminya. Segalanya terus terungkap, bahkan si pemeran utama juga menunjukkan kebusukannya.  Saya pribadi karena cukup naik darah memutuskan untuk tidak memihak siapapun didalam drama tersebut, tokoh utama sekal...