Langsung ke konten utama

#AprilProduktifDay5 Less Scrolling

Smartphone kini menjadi teman sekaligus gandengan tangan manusia kebanyakan dalam 24/7 tanpa henti. Serba memudahkan namun sesekali melenakan dan membuat diri jadi bermalas malasan. “Tidak mau bermalas malasan gara gara asyik sosmed-an” dikala mendekati ujian ujian sekolah saat madrasah, kalimat itu yang terus membuat saya mulai membatasi diri dengan semua hal melenakan didalam smartphone ini. Saya kemudian memutuskan untuk uninstall instagram selama ujian, meskipun twitter tetap jalan tapi setidaknya tidak memakan durasi yang lama untuk menjeda waktu belajar saya.  Ternyata setelah percobaan itu berhasil, rasanya memuaskan sekali karena bisa benar benar fokus belajar tanpa kecolongan scrolling instagram dimasa ujian. 

  Berlanjut ketika awal perkuliahan yang terasa membosankan, saya memilih untuk mengikuti beberapa kegiatan diluar jam perkuliahan yang pada akhirnya membuat saya harus pulang kosan dengan larut malam. Disuatu ketika saya lagi capek capeknya sebelum tidur  menyempatkan scrolling instagram, tiba tiba saya malah jadi sedih. Bukan karena melihat mas mantan sudah  punya pacar, tapi melihat instastory orang orang yang sedang memperlihatkan kesempurnaan hidup mereka kok saya jadi insecure. Saya rasa semakin  luas orang orang  yang saya ikuti dan semakin kesini, instagram jadi salah satu media validasi dan sudah tidak terasa asik lagi. Bukan masalah “kok nggak berusaha berpikir positif aja?”, saya juga tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini. Barangkali justru kacamata saya yang terlalu subjektif karena kendisi saya sedang lelah bahkan belum betah di Jogja juga kala itu, toh saya tidak tahu pasti bagaimana kehidupan mereka yang sebenarnya. Tetapi ya kira kira memang begitulah yang saya rasakan hingga saya memutuskan untuk tidak lagi memberikan waktu senggang saya untuk sering sering berkunjung ke instagram. Saya hanya membatasi agar setidaknya saya merasa aman tanpa ada insecurity maupun menjadi toxic tersendiri tanpa saya harus merasa terpengaruh untuk mengikuti standar apapun layaknya yang orang orang tunjukkan pada instastory mereka.

Akhirnya "less scrolling" menjadi salah satu list resolusi saya ditahun ini, harapannya agar lebih banyak hal produktif yang saya lakukan diluar dunia maya. Semoga sosial media justru menjadi ladang kebaikan, tempat kita senantiasa spread love and positivity:)

Komentar

  1. Semangat, lala! Menurutku less scrolling ini salah satu langkah berani dan bijak untuk diterapkan meski kadang emang berat. Terima kasih sharing-nya! :)

    BalasHapus
  2. Kehidupan di dunia nyata memang lebih nyata daripada kehidupan di dunia Maya yang tidak selamanya mempresentasikan apa yang ada di dalam dunia nyata. Oh ya.. semangat untuk hidup yang lebih baik...

    BalasHapus
  3. saya sering scrolling di medsos, karena saya gabut. mantab!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#AprilProduktifDay10 Melalang Buana

Saya suka sekali jalan jalan, tapi saya masih noob banget kalo ngomongin udah jalan jalan kemana aja wkwk sedih. Kendala paling sulit dihindari untuk bepergian jauh bagi saya sih soal restu orangtua buat melalang buana karena orangtua saya cukup protective dan pilih pilih bolehnya harus pergi sama siapa dan tujuannya apa. Makanya dalam setiap merencanakan saya minta izin terlebih dahulu sama bapak ibuk agar tidak jadi anak durhaka, ya nggak juga ding karena mereka juga yang ngasih sangu saya hhe (ya maaf saya kerjaanya masih ngrepoti, belum berpenghasilan sendiri🥺👉👈)  Jika suatu hari ada rezeki dan kesempatan saya ingin sekali ke daerah luar Jawa, selama 19 tahun ini saya jarang banget jalan jalan keluar jawa, pokoknya sangat bisa dihitung jari. Sepertinya Pulau Sumba menarik sekali untuk dikunjungi, saya penasaran dengan pantai dan danau yang bertebaran disana, nampaknya banyak sekali destinasi yang masih asri. Saya memilih tempat tempat jauh dari perkotaan yang bising kendar...

#AprilProduktifDay21 Ada Yang Lewat

Cerita cerita horor  dari teman teman selalu menarik telinga saya untuk terpasang dengan lebih baik. Tidak tau kenapa saya tertarik karena saya juga alhamdulillah tidak memiliki kemampuan merasakan maupun melihat kehadiran makhluk lain jadi penasaran bagaimana sih biasanya mereka menampakkan diri atau penasaran apa sih tujuan mereka sampai menampakkan diri?    Saya sendiri cukup penakut dengan tempat gelap ketika sendirian, saya negatif thinking kalau tiba tiba saja ada yang tampak tapi bukan manusia atau sejenisnya.  Nah ada waktu itu saya seusai rapat malam dengan teman teman tapi baru selesai ketika tengah malam, saya pun buru-buru menghidupkan motor untuk segera meluncur pulang. Tapi tiba tiba teman saya mencegah dan meminta saya untuk mengantarkannya karena tidak bawa motor. Saya belum pernah ke kosannya sebelumnya, saya juga berfikir sepertinya cukup dekat.   Setengah perjalanan saya kaget ternyata kosannya melewati jalan gelap yang terdapat b...

#AprilProduktufDay27 Drama

Sudah pada dengar tentang drakor pelakor yang lagi booming belum? Judul aslinya adalah "A World of Married Couple" sudah booming dari akhir Maret kemarin karena begitu tayang langsung mencuri hati penonton dari episode pertama (saat ini baru sampai episode 10). Saking banyak plot twist dalam cerita yang membuat penonton emosi jiwa namun justru membuat semakin banyak yang menantikan episode demi episode drama ini, termasuk saya.   Dari judulnya jelas tergambar akan menceritakan kehidupan didalam pernikahan. Si tokoh utama adalah istri yang dikhianati suaminya karena berkencan dengan wanita lain. Si istri pun mencari bukti demi bukti kecurigaan terhadap perselingkuhan suaminya, sampai akhirnya tahu bahwa sahabat disekitarnya turut menyembunyikan perselingkuhan suaminya. Segalanya terus terungkap, bahkan si pemeran utama juga menunjukkan kebusukannya.  Saya pribadi karena cukup naik darah memutuskan untuk tidak memihak siapapun didalam drama tersebut, tokoh utama sekal...